Minggu, 08 September 2013

INJEKSI = PGM FI = HONDA


Biar lebih jago lagi pengetahuan kita tentang injeksi maka sekali lagi yuuk training..!!!


Injeksi bahan bakar adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar. Penggunaan injeksi bahan bakar akan meningkatkan tenaga mesin bila dibandingkan dengan penggunaan karburator, karena injektor membuat bahan bakar tercampur secara homogen. Hal ini, menjadikan injeksi bahan bakar dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam proporsi dan keseragaman.

Injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal, namun sekitar tahun 1980-an mulai banyak menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu, injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih.

Sistem Injeksi Ramah Lingkungan Pertama di Indonesia

Sejak tahun 2005 hingga saat ini, Astra Honda Motor sebagai pelopor produk berteknologi injeksi ramah lingkungan, telah memberikan beragam pilihan kepada Anda melalui berbagai varian produk. Kini teknologi PGM-FI telah hadir pada varian Supra X 125 Helm in PGM-FI dan Spacy Helm in PGM-FI. Saatnya semua orang bisa turut berpartisipasi menciptakan Indonesia yang lebih baik bersama Honda PGM-FI.

 Cara kerja PGM-FI ini adalah :
  • Dari Tangki, bensin dipompa melalui fuel pump, di dekat fuel pump ini ada yang namanya pressure regulator dimana dia akan mendeteksi tekanan bensin agar sesuai 294 kPa atau 3.0kgf/cm3 atau 43 psi (tekanan yang nyaris setara dengan tekanan ban mobil). Bila melebihi dari 294 kPa, bensin dikembalikan sedikit ke tangki.
  • Bensin bertekanan 294 kPa mengalir melalui selang dan masuk ke nozzle injector. Dengan “resep” ECM, ia mengalirkan arus kepada solenoid yang berada di dalam injector dan menimbulkan gaya magnet pada plunger dan needle valve. Intinya kalau solenoid ini dialiri listrik maka lubang injector terbuka dan menyemprotkan bensin tersebut ke ruang bahan bakar dengan takaran yang pas (294 kPa).
  • Throttle Body memastikan jumlah udara yang masuk melalui throttle valve melalui throttle grip (grip gas di setang). Mirip2 dengan fungsi karbu, namun di throttle body ini dikasih sensor Throttle Position (TP) yang berfungsi mendeteksi sudut bukaan gas di throttle valve.
  • Hasil antara olahan udara dari Throttle Body dengan komposisi bensin yang dikeluarkan Injector dimana semua ini “resep”nya diatur oleh ECM berdasarkan kondisi mesin. Menghasilkan “makanan” (campuran bensin-udara) untuk mesin komposisinya bisa pas dan terbakar secara merata, tidak ada dari “makanan” yang terbuang percuma (entah bensin atau udara) sehingga tenaga meningkat karena kebutuhan terpenuhi dan emisi berkurang karena minim “makanan” yang terbuang percuma.

1 komentar: